Suha Adris
Suha Adris
Suha Adris

Suha Adris

Douglas Engelbart Penemu MOUSE Komputer

Mouse diciptakan oleh Douglas Engelbart, dilahirkan pada tahun 1925, di Oregon, Dimana beliau dibesarkan disebuah peternakan kecil. Tahun 1942 ia lulus sekolah menengah dan pergi ke Oregon State University untuk belajar elektronik .


Bertahun tahun sebelum PC dan pengolahan informasi desktop menjadi umum dan praktis, Douglas Engelbart telah menemukan sebuah sistem akses informasi yang sangat akrab dan praktis bagi pengguna komputer yang kini seolah terlupakan. Mouse komputer adalah salah satu hasil temuannya. Pada konfrensi Fall Joint Computer di San Fransisco di tahun 1968, Engelbart membuat para koleganya terperangah dengan mendemonstrasikan sistem temuannya tersebut, dengan menggunakan komputer yang sangat primitif dengan mainframe 192 kb yang harus dibawa dari jarak 25 mil.


Engelbart telah meraih hampir dua lusin paten, yang paling diingat mungkin indikator posisi X-Y untuk sistem display yang merupakan prototype dari mouse komputer yang telah merevolusi PC. Mouse, alat pointing yang amat lazim dipopulerkan dengan dijadikannya peralatan perlengkapan standar untuk Apple Macintosh.


Dengan menanjaknya popularitas mouse bagi user interface untuk grafis pada MS-DOS, UNIX, dan OS/2, penggunaan mouse semakin meluas melalui PC dan dunia workstation.
Fitur dasar dari sebuah mouse adalah casing datar pada bagian bawah, didesain untuk dipegang dengan satu tangan, satu atau lebih tombol pada bagian atas, peralatan deteksi mutidirectional (biasanya berupa sebuah bola) di bagian bawah, dan sebuah kabel yang menghubungkan mouse dengan komputer. Dengan menggerakkan mouse pada sebuah permukaan rata (misalnya meja), pengguna bisa mengkontrol sebuah kursor pada layar.


Penemuan Engelbart telah melaju seiring waktu, tetapi telah menyatu pada alur computer sebagai kemampuan industri yang bertambah. Bukan saja sampai tahun 1984 ketika Apple Macintosh mempopulerkan mouse, tetapi kini sulit dibayangkan sebuah komputer tanpa mouse. Dan sukses besar Microsoft’s Windows95 membuktikan bahwa konsep original window dari Engelbart juga telah menjadi kebutuhan yang sesungguhnya. Dalam wawancara pada MIT (Juni 1996), Bill Gates sendiri memuji Engelbart dari apa yang telah dirintisnya. Majalah Byte, dalam artiker yang memberi penghargaan kehormatan bagi 20 orang yang telah mempunyai pengaruh terbesar dalam personal computing (September 1995), telah mengatakan begitu jauh dengan mengatakan, ”Perbandingan dengan Thomas Edison tampaknya tidak jauh”.

Linus Torvalds si jenius pembuat LINUX


Sejarah selalu mencatat, orang-orang besar mencapai kesuksesannya dengan bekerja keras tanpa mengenal putus asa dan mereka menikmati pekerjaan tersebut. Sebut saja Linus Torvalds, seorang genius yang semenjak kecil akrab dengan komputer ini, berhasil menciptakan sistem operasi yang kita kenal dengan nama Linux, sebuah sistem operasi masa depan yang katanya bakal menggoyang imperium Microsoft  dengan Windows-nya.
Sistem operasi ciptaan Linus ini menarik banyak perhatian orang di awal milenium 21. Yang menarik dari Linux adalah sifatnya yang free dan open source dalam artian untuk memilikinya kita tidak perlu membayar lisensi, cukup hanya membayar biaya distribusinya.

Open source berarti (kode) sumber yang terbuka. Sumber yang dimaksud di sini adalah source code (kode sumber) dari sebuah software (perangkat lunak), baik itu berupa kode-kode bahasa pemrograman maupun dokumentasi dari software tersebut. Karena sifatnya yang open source itulah, Linux dapat dikembangkan oleh banyak programmer di dunia sehingga semakin hari, kualitasnya semakin baik. Berbeda dengan Windows yang memang ditujukan untuk komersial sehingga source code-nya tidak diberikan. Keputusannya untuk menggratiskan dan membebaskan source code linux membuat Linus menjadi sosok pahlawan di dunia software yang saat ini sudah sangat bernuansa kapitalisme dan bisnis semata.
Si genius ini dilahirkan di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 28 Desember 1969. Dalam usianya yang ke-10, Linus sudah mulai memprogram komputer, dengan menggunakan komputer milik kakeknya, Commodore VIC-20. Pada tahun 1988 Linus diterima menjadi mahasiswa di Universitas Helsinki, Finlandia. Pada tahun 1991, Linus membeli PC (Personal Computer) pertamanya yang saat itu masih menggunakan MS-DOS (Disk Operation System, sistem operasi buatan Microsoft).Namun Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX, seperti yang digunakan pada komputer milik universitasnya. Sistem operasi UNIX merupakan sistem operasi yang banyak digunakan dalam jaringan komputer karena sifatnya yang independen terhadap berbagai tipe mesin. Akhirnya, dia memutuskan untuk menciptakan versi yang bisa digunakan untuk PC dari UNIX.

Kerja keras selama berbulan-bulan menghasilkan cikal-bakal dari sistem operasi yang dikenal sebagai Linux, yang kelak delapan tahun kemudian dikembangkan menjadi apa yang dikatakan oleh banyak pengamat sebagai ancaman bagi raksasa Microsoft yang sangat dikenal dengan sistem operasi Windowsnya.

Linux sangat mirip dengan sistem UNIX, hal ini karena kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari projek Linux.

Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika Linus Torvalds yang masih mahasiswa di Finlandia menulis Linux, untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC. Awalnya Linus membuat Linux sendiri sebagai hobi, karena ia ingin menjalankan sistem operasi semacam UNIX dalam komputer 386-nya (angka 386 merupakan nomor seri mikroprosesor intel jauh sebelum Pentium diproduksi). Dari hasil kerjanya lahirlah Linux versi 0.01, yang sebenarnya masih belum bisa disebut sebuah sistem operasi.

Setelah mengalami perbaikan, jadilah Linux versi 0.02, yang notabene adalah Linux resmi versi pertama yang diumumkan pada publik. Linus mengumumkan source code Linux pada tanggal 5 Oktober 1991. Dia merilis source code-nya, yang berarti semua orang yang memiliki pengetahuan tentang pemograman komputer dapat memodifikasi Linux untuk disesuaikan dengan tujuan mereka masing-masing.

Linux segera memiliki banyak pendukung yang antusias karena mereka dapat memiliki akses ke source code-nya, dan dapat menolong Linus untuk memperbaiki dan menyempurnakan software tersebut.

Projek Linux ini mendapatkan perhatian dari para programer di seluruh dunia yang kemudian turut berpartisipasi membangun Linux. Perkembangan Linux berlangsung dengan sangat pesat hingga saat ini.

Ada perbedaan yang cukup kentara antara sistem operasi Linux dan Windows. Mengoperasikan Linux membutuhkan kecerdasan teknik yang cukup, sebab mengoperasikannya tidak semudah menggunakan sistem operasi yang lebih populer, seperti Windows, Mac milik Apple Computer, atau OS/2 milik IBM.

Kesuksesan Linux membuat beberapa perusahaan software raksasa ramai-ramai mengumumkan untuk hijrah dan ikut mensupport Linux seperti Netscape Communication, Corel, Intel dan Oracle. Akibatnya muncul stigma telah terjadi perang bintang antara Linux dan Windows serta Linus sebagai pencipta Linux digambarkan sebagai David yang maju melawan raksasa Bill ‘Goliath’ Gates, pendiri dan CEO Microsoft.

Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa teks (text based interface) sehingga membuat orang awam tidak tertarik menggunakan Linux, karena harus mempelajari terlebih dahulu untuk dapat mengerti cara penggunaannya. Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME.

Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia tentang Linux. Apalagi saat ini sudah banyak distribusi Linux yang memiliki tampilan seperti Windows (Xwindows) seperti Red Hat/Fedora Core, Debian, Mandriva,Slackware, Ubuntu, Gentoo dan SUSE yang memiliki ciri khasnya masing-masing.

Selain itu Linux juga diadaptasi ke banyak bahasa seperti misalnya Linux Trustix Merdeka di Indonesia, Vine Linux di Jepang, RedFlag Linux di Cina, dll.

Linux di negara-negara berkembang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Harga perangkat lunak (misalkan sebuah sistem operasi) bisa mencapai 100 dolar AS atau lebih. Di negara yang rata-rata penghasilan per tahun adalah 200-300 dolar AS, nilai 100 dolar AS sangatlah besar. Dengan adanya Linux, semua berubah. Karena Linux dapat digunakan pada komputer yang sehingga dia menjadi alternatif cocok bagi komputer beranggaran kecil. Di negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin, Linux adalah jalan keluar bagi penggemar komputer.

Pemanfaatan Linux juga sudah diterapkan pada superkomputer seperti The Tetragrid, sebuah megakomputer dari Amerika yang dapat menghitung lebih dari 13 triliun kalkulasi per detik atau tepatnya 13,6 TeraFLOPS (FLoating Operations Per Second). Tetragrid dapat dimanfaatkan untuk mencari solusi dari masalah matematika kompleks dan simulasi, dari astronomi dan riset kanker hingga ramalan cuaca.

Lalu Evolocity, juga dari Amerika, dapat berjalan dengan kecepatan maksimum 9.2 TeraFLOPS menjadikannya sebagai salah satu dari lima superkomputer tercepat di dunia.

Jika melihat ke depan, kemungkinan Linux akan menjadi sistem operasi yang paling dominan bukanlah suatu hal yang mustahil. Karena semua kelebihan yang dimilikinya, setiap hari semakin banyak orang di dunia yang mulai berpaling ke Linux dan meninggalkan Microsoft.

Satu hal lagi yang menarik dari Linux adalah logonya yang berupa pinguin yang bernama ”Tux”. Logo yang lucu ini memiliki sejarah yang unik. Awalnya, tidak ada logo yang dipilih untuk Linux, namun pada waktu Linus berlibur di daerah Selatan. Dia bertemu seekor pinguin yang menggigit jarinya. Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logo Linux.

Tux adalah hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa Linux sudah memerlukan sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih adalah dari usulan James Hughes yaitu "(T)orvalds (U)ni(X) — TUX!". Lengkaplah sudah logo dari Linux, yaitu seekor pinguin bernama Tux.

Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerja sama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia. Nah, jika Anda membutuhkan sistem operasi yang gratis dan memiliki kemampuan setara Windows, Linux adalah pilihan yang tepat. Kehadiran Linus Torvalds dalam kancah era informatika ini akan menjadi sosok yang dapat disetarakan dengan para ilmuwan komputer terdahulu seperti Von Neumann, Berners Lee, dll.

Kevin Mitnick si Hacker buronan FBI

Sebuah ketukan terdengar dari pintu apartemennya, Kevin Mitnick membuka pintu dan mendapati lusinan agen FBI dan penegak hukum lain sudah bersiap untuk menangkapnya. Ini adalah akhir perjalanan seorang hacker yang terpaksa buron demi menghindari hukuman penjara. Hacker yang selama masa buronannya itu telah mendapatkan status legendaris, bahkan telah tumbuh menjadi sebuah mitos yang lebih besar dari dirinya sendiri
Penangkapan yang terjadi pada 1995 itu menandai awal dari kasus penahanan yang paling kontroversial terhadap seorang pelaku kejahatan cyber. Mitnick adalah seorang penyusup pada sistem komputer menjelma sebagai America’s Most Wanted Hacker.

Kecanduan Komputer

Mitnick mudah mempelajari komputer dengan nongkrong di toko radioshack atau diperpustakaan umum, keluarganya tidak cukup berduit untuk memiliki komputer sendiri. Kesukaannya pada komputer berkembang hingga ia dewasa.

Pada periode 1990-an, Mitnick mudah sekali keluar masuk sistem komputer. Namun pada akhir 1980-an ia sebenarnya ingin meninggalkan hobynya tersebut dan mulai mencari pekerjaan yang sah. Sayangnya, sebelum ia bisa melakukan itu, pada 1987 ia tertangkap karena menyusup perusahaan Santa Cruz Organization, sebuah perusahaan piranti lunak yang terutama bergerak dibidang sistem operasi Unix. Ketika itu pengacara mitnik berhasil menurunkan tuduhan kejahatan menjadi tindakan yang kurang baik, Mitnick pun hanya di ganjar 3 tahun masa percobaan.

Tidak sampai setahun Mitnick kembali tersandung kasus hukum. Gara-garanya seorang teman yang komputernya ia gunakan untuk membobol komputer lain melaporkan Mitnick yang berwajib kali itu yang dibobol Mitnick adalah milik Digital Equipment Corporation. Setiap kali membobol komputer yang dilakukan mitnik adalah mengambil code penyusun dari piranti lunak. Kode itu kemudian dia pelajari dengan sungguh-sungguh, terkadang menemukan beberapa kelemahan didalamnya. Dalam sebuah kesempatan Mitnick hanya mengaku mengambil kode penyusun dari piranti lunak yang ia sukai atau yang menarik baginya.

Dalam kasus DEC Mitnick mendapatkan masa tahanan yang lebih berat. Ketika itu pengacaranya menyebut Mitnick memiliki, ‘kecanduan pada komputer yang tidak bisa dihentikan’. Ia diganjar 1 tahun penjara.

Di penjara Mitnick mendapatkan pengalaman yang buruk. Pada saat itu legenda Kevin Mitnick atau yang lebih dikenal juga dengan nama samaran ‘the condor’, sudah semakin membesar. Reputasinya sebagai seorang
penjahat komputer juga semakin membumbung melebihi kenyataan. Sipir di Lompoc, penjara tempat Mitnick berada, mengira Mitnick bisa menyusup kedalam komputer hanya dengan berbekal suara dan telepon. Walhasil
Mitnick bukan hanya tidak boleh menggunakan telepon, ia juga menghabiskan waktu berbulan bulan dalam ruang isolasi. Tak heran jika kemudian ia dikabarkan mengalami sedikit gangguan jiwa saat menjalani hukuman di Lompoc.

Tahun 1989 Mitnick dilepaskan dari penjara. Ia berusaha mencari pekerjaan yang resmi, namun statusnya sebagai mantan narapidana membuat Mitnick sulit mempertahankan pekerjaan. Akhirnya ia bekerja sebagai
pendulang informasi untuk kantor penyelidik kantor swasta. Tentunya ini menyeret Mitnick kembali kepada dalam dunia yang abu-abu dan hitam. Pada awal 1990-an, Mitnickpun dicari lagi oleh FBI. Kali ini takut akan masuk ruang isolasi selama bertahun-tahun, Mitnick memutuskan untuk kabur.

Hacking The Human Side

Keahlian Mitnick sebagai hacker tidak terbatas pada kemapuan teknis belaka. Ia merupakan pada kemampuan teknis belaka. Ia merupakan seorang yang memahami betul bahwa keamanan sistem komputer terdiri dari aspek kebijakan organisasi, sumber daya manusia, proses yang terlibat serta teknologi yang digunakan. Seandainya ia seoarang pahlawan super kemapuannya utama Mitnick adalah seoarang yang mempraktekan ilmu social engginering alias rekayasa sosial. Ini adalah sebuah teknik mendapatkan informasi penting, semisal password, dengan memanfaatkan kelemahan manusiawi.

Kemampuan Mitnick paling baik diilustrasikan dalam cerita berikut, cerita yang dikisahkan Mitnick sendiri pada sebuah forum online Slasdot.org

“Pada satu kesempatan, saya ditantang oleh seorang teman untuk mendapatkan nomor (telepon) Sprint Foncard-nya. Ia mengatakan akan membelikan makan malam jika saya bisa mendapatkan nomor itu. Saya tidak akan menolak makan enak, jadi saya berusahan dengan menghubungi Customer Service dan perpura-pura sebagai seorang dari bagian teknologi informasi. Saya tanyakan pada petugas yang menjawab apakah ia mengalami kesulitan pada sitem yang digunakan. Ia bilang tidak, saya tanyakan sistem yang digunakan untuk mengakses data pelanggan, saya berpura-pura ingin memverifikasi. Ia menyebutkan nama sistemnya.”

“Setelah itu saya kembali menelepon Costumer Service dan dihubungkan dengan petugas yang berbeda. Saya bilang bahwa komputer saya rusak dan saya ingin melihat data seorang pelanggan. Ia mengatakan data itu sudah berjibun pertanyaan. Siapa nama anda? Anda kerja buat siapa? Alamat anda dimana? Yah, seperti itulah. Karena saya kurang riset, saya mengarang nama dan tempat saja. Gagal. Ia bilang akan melaporkan telepon telepon ini pada keamanan.”

“Karena saya mencatat namanya, saya membawa sorang teman dan memberitahukannya tentang situasi yang terjadi. Saya meminta teman itu untuk menyamar sebagai ‘penyelidik keamaman’ untuk mencatat laporan dari petugas Customer Service dan berbicara dengan petugas tadi. Sebagai ‘penyelidik’ ia mengatakan menerima laporan adanya orang berusaha mendapatkan informasi pribadinya pelanggan. Setelah tanya jawab soal telepon tadi, ‘penyelidik menyakan apa informasi yang diminta penelepon tadi. Petugas itu bilang nomor Foncard. ‘penyelidik’ bertanya, memang berapa nomornya? Dan petugas itu memberikan nomornya. Oops. Kasus selesai”

Buron

Sebaga i buronan Mitnick berusahan sebisa mungkin untuk tidak tertangkap. Ia sering berpindah-pindah tempat tinggal dan selalu menanggalkan berbagai kebiasaan. Berbagai cara ia lakukan agar tidak terlacak oleh pengejarnya. Namun ia tidak bisa meninggalkan hobinya mengoprek komputer dan jaringan Internetnya. Bahkan beberapa keahliannya konon digunakan untuk mendapatkan identitas baru.

Legenda Mitnick selama buron dalam kurang lebih dua tahun, semakin menjadi-jadi ia menjelama sebagai ‘Ninja Cyber’ yang konon bisa membobol komputer Pentagon hanya dengan remote televisi, sebuah rumor yang melebihi cerita fiksi apapun.

Mengapa Mitnick, seorang buron dalam kasus pembobolan komputer, bisa menjadi penjahat yang paling dicari? Ini tak lepas dari peran media massa. Secara khusus adalah serangkaian artikel sensasional dari John Markoff yang dimuat di New York Times.

Markoff mengutuk Mitnick bagaikan seorang teroris. Dalam sebuah pernyataan setelah lama dibebaskan, Mitnick menyebut citra dirinya yang ditampilkan Markoff bagaikan seoarang teroris yang berusaha mengendalikan nuklir dunia. “saya seakan-akan seorang Osama bin Mitnic,” ujarnya bercanda.

Markoff menggambarkan Mitnick sebagai seorang yang mematikan, tak bisa dihentikan dan layak menjadi buronan sepuluh besar FBI maupun penegak hukum lainnya. Artikel Mafkoff, yang kadang muncul di halaman depan, menjadikan Mitnick kandidat terkuat proyek percontohan atas kejahatan cyber. Maka masa depan Mitnick dalam penjara boleh dibilang sudah dituliskan saati itu juga.

Selama menjadi buron Mitnick juga terus menjalankan aksinya. Ia membobol berbagai komputer perusahaan besar. Termasuk Sun Microsystem. Ia menggunakan, dan maksutnya disini adalah membobol rekening seorang pada layanan penyimpanan online untuk menyimpan backup dari hasil aksinya. Sebenarnya Mitnick tidak bekerja sendirian namun saat tertangkap ia tak pernah mengungkapkan siapa saja rekannya.

Salah satu korban Mitnick adalah T. Shimomura, seorang ahli komputer yang dalam beberapa tulisan di Internet diragukan kebersihannya. Ada dugaan bahwa Shimomura juga seorang hacker yang kerap melakukan perbuatan ilegal. Satu hal yang banyak disetujui adalah Shimomura memiliki sikap yang arogan dan nampaknya ingin muncul sebagai pahlawan dalam kisah perburuan Mintick.

Shimomura, Markoff dan FBI bahu membahu untuk menangkap sang buronan. Panduan dari berita sensasionalnya Mafkoff, kemampuannya hacking Shimomura dan kekuatan hukum FBI pada akhirnya melacak kediaman Mitnick.

Seperti biasanya kisah tertangkapnya seoarang buron, Mitnick melakukan ketledoran. Layanan penyimpanan yang ia gunakan rupanya memiliki program otomatis untuk mencek isi file yang disimpan. Pemilik rekening yang digunakan Mitnick mendapatkan peringatan dari sistem mengenai kapasitas berlebih. Ini adalah awal tertangkapnya Mitnick.

Mitnick mengakui bahwa dirinya ceroboh karena tidak menduga bahwa FBI, Shimomura, Markoff, dan penyedia layanan telepon selular melakukan kerja sama yang begitu erat dan terpadu.

“Operator seluler melakukan pencarian dalam database penagihan mereka terhadap dial-up ke layanan Internet Netcom POP. Ini, seperti bisa diduga, membuat mereka bisa mengidentifikasi area panggilan dan nomor MIN (mobile identification number) yang saya gunakan saat itu. Karena saya kerap berganti nomor, mereka mengawasi panggilan data apapun yang terjadi di lokasi tersebut. Lalu, dengan alat Cellscope 2000 Shimomura, melacak sinyal telepon saya hingga ke lokasi yang tepat,”Mitnick menuturkan.

Dua minggu sebelum tertangkapnya Mitnick baru pindah ke Raleigh. Lokasi baru membuat kurang waspada dan ia lupa melacak jalur dial-up yang digunakannnya. Beberapa jam sebelum tertangkapnya Mitnick baru ada sesuatu yang terjadi, pelacakan dan pengawasan sedang dilakukan terhadap jalur yang ia gunakan. Saat ia sedang berusaha melacak sejauh mana pengawasan telah dilakukan hingga siapa dilbalik pelacakan tersebut, ia mendengar ketukan pintu. Mitnick membuka pintu dan berhadapan dengan lusinan U.S Marshall dan FBI.

Empat Setengah Tahun Digantung

Setelah tertangkap Mitnick ditahan tanpa kemungkinan jaminan. Ia juga tak diajukan untuk pengadilan. Kurang lebih empat tahun ia habiskan tanpa kepastian. Hal ini benar-benar membuat Mitnick frustasi.

Selama dalam penjara FBI ia tak mendapatkan kesempatan dalam kasusnya. Bahkan Mitnick dan pengacaranya tak bisa melihat data kasus tersebut karena terdapat di laptop dan akses laptop bagi Mitnick dianggap membahayakan. Mitnick dituding bisa membuat misil meluncur hanya berbekal laptop atau telepon. Larangn itu tetap berlaku meskipun pengacaranya menggunakan laptop tanpa modem dan kemampuan jaringan apapun.

Mitnick pada akhirnya dituding menyebabkan kerugian hingga ratusan juta dollar kerugian yang menurut Mitnick tidak benar, karena perusahaan yang konon dirugikan bahkan tidak melaporkan kerugian tersebut dalam laporan tahunan mereka.

Kesepakatan akhir bagi Mitnick adalah pengakuan bersalah. Bersalah dalam kasus pembobolan komputer dan penyadapan jalur telepon. Mitnick menyerah dan mengikuti itu, dengan imbalan 4 tahun tahun lebih waktunya dalam penjara diperhitungkan sebagai mas tahanan. Total Mitnick dihukum adalah 5 tahun dipenjara , 4 tahun dalam tahanan yang terkatung-katung dan 1 tahun lagi sisanya.

Ia dibebaskan pada tahun 2000 dengan syarat tak boleh menyentuh komputer atau telepon. Pada tahun 2002 baru ia boleh menggunakan komputer tapi tidak yang tersambung ke Internet. Baru tahun 2003 ia menggunakan Internet lagi untuk pertama kalinya.

Sejak dibebaskan Mitnic berusaha untuk memperbaiki hidupnya. Ia menuliskan dua buku mengenai hacking, selain itu ia juga mendirikan perusahaan konsultan keamanan sendiri. “Hacker adalah satu-satunya kejahatan yang keahliannya bisa digunakan lagi untuk sesuatu yang etis. Saya tidak pernah melihat itu dibidang lain, misal perampokan etis,” tutur Mitnick.

 

SUHA ADRIS BLOG

Fitur yang dimiliki Suha Adris Blog :

- Download

- Suha Shop

- My Tricks

Admin

Tentang admin :

- Suha Sutrisno Adris

- Laki-laki

- Universitas Gunadarma

- Teknik Informatika

Follow suha di : Twitter

Add suha di : Facebook

Invite suha on blackberry : Unknown

Tentang Blog Ini

Suha Adris Blog adalah sebuah blog yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan anda. Seperti mendownload/mengunduh file yang anda butuhkan, mencari tips dan trik untuk memecahkan masalah, dan masih banyak lagi

DILARANG KERAS MENGCOPY PASTE TANPA MENCANTUMKAN LINK SUHA ADRIS BLOG